Indonesia Keluar dari OPEC, Sampaikan Pesan Moral

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, penghematan yang diperoleh dari keluarnya Indonesia dari organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) tidak terlalu signifikan. Menurutnya, tujuan Indonesia keluar dari OPEC lebih kepada pesan moral yang ingin disampaikan Indonesia kepada negara-negara OPEC itu. Keanggotaan OPEC lebih didasarkan kepada kemampuan untuk memproduksi minyak.

“Dari sisi (iuran) membership memang ada penghematan, tapi itu tidak signifikan. Sikap Indonesia keluar dari OPEC lebih kepada gesture (isyarat) dan simbol. Kemampuan produksi minyak Indonesia hanya sekitar satu juta barel per hari sehingga tidak ada pengaruhnya ke OPEC, ” kata Menkeu di Jakarta, Kamis (29/5). Baca tulisan ini lebih lanjut

Kenapa Bencana selalu datang pada negeri kita

Di saat ini bangsa kita sedang dilanda oleh berbagai macam krisis, baik krisis ekonomi, krisis panganabu syaima maupun krisis kepercayaan dan juga krisis dari rasa malu.Mungkin kita pernah mempunyai ide atau gagasan pemikiran untuk bisa melepaskan diri maupun bangsa kita dari badai krisis ini, sehingga kita tidak hidup dalam kekurangan dan keterpurukan , apalagi bangsa kita saat ini, juga sering tertimpa bala’ atau bencana yang datangnya secara bertubi-tubi dengan tanpa hentinya, mulai dari bencana Tsunami di Aceh, banjir lumpur di Situbondo, gempa bumi yang ada di Yogyakarta, Klaten dan sekitarnya serta bencana banjir yang ada dibeberapa wilayah di Indonesia, sehingga semakin menambah penderitaan bangsa kita.

Mungkinkah ini suatu adzab dari Sang Pencipta, karena dosa-dosa yang telah banyak dilakukan anak bangsa kita, mulai pejabat tinggi Negara sampai rakyat jelata. Berbicara soal dosa, bahwa dosa bisa dilakukan oleh siapa saja, baik mereka yang kaya maupun mereka yang miskin bisa juga berbuat dosa, mereka yang pejabat tinggi Negara atau mereka yang rakyat jelata juga bisa berbuat dosa, jadi kesimpulannya semua orang bisa berbuat dosa, namun apakah setiap dosa itu akan mendapatkan balasan ketika di dunia atau di akherat saja atau kedua duanya, Wallahu ‘alam hanya Allah saja yang Maha Tahu. Baca tulisan ini lebih lanjut

Aidh Al Qarni Menolak Dianggap Pro Barat

Dai dan penulis buku terkenal, Syaikh ‘Aidh Al Qarni membantah berbagai tulisan di internet seolah-olah dirinya membela Barat
Dai dan penulis terkenal ‘Aidh Al Qarni menolak bahwa tulisan yang tersebar di internet yang berjudul, ” Al Farqu Bainana wa Bainahum Nuqthah” (Perbedaan antara Kita dan Mereka (Barat) hanya Satu Titik) adalah tulisannya.

Menurut keterangan Muhammad Al Maliki, Direktur Pelaksana Syeikh ‘Aidh Al Qarni, bahwa sudah 146 ribu situs internet yang menyebarkan tulisan yang berjudul Al Farqu Bainana wa Bainahum Nuqthah, yang berisi tentang hal-hal negatif di Arab dan hal-hal positif di Barat.

Penulis buku best seller “La Tahzan” ini menyatakan kepada www.islamonline.net, bahwa dirinya berlepas diri dengan tulisan tersebut.
Baca tulisan ini lebih lanjut

Meski Ditolak, Muslim Australia Bertekad Perjuangkan Sekolah Islam di Camden

Muslim Australia menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan Dewan Kota Camden yang menolak proposal pembangunan sekolah Islam di kota itu. Mereka menyesalkan keputusan Dewan Kota Camden dan menilai penolakan itu berlatar belakang rasis.

Seperti diberitakan kemarin, Dewan Kota Camden, sebuah kota di pinggiran Sydney, Australia dengan suara bulat menolak permohonan pembangunan sekolah Islam di kota itu, yang diajukan oleh Dar Tahfez El-Quran Society tahun 2007 lalu. Walikota Camden Chris Patterson membantah penolakan itu berlatarbelakang Islamofobia warga lokal. Menurut Patterson, penolakan dilakukan terkait dengan perencanaan tata kota Camden.

Meski faktanya, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan warga Camden menunjukkan ketidaksukaan dan kekhawatiran mereka terhadap eksistensi Islam dan Muslim, jika sekolah Islam yang nantinya akan menampung 1.200 siswa itu berdiri. Baca tulisan ini lebih lanjut

Israel Hancurkan Rumah-Rumah Warga Palestina, dan Dunia yang Membisu

Kantor Urusan Kordinasi Bantuan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengingatkan dunia bahwa ribuan warga Palestina di wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat terancam terusir, setelah rejim Zionis mengeluarkan perintah untuk memusnahkan rumah-rumah milik warga Palestina.

Laporan terbaru OCHA yang dirilis Rabu (27/5) menyebutkan, saat ini ada lebih dari 3.000 bangunan milik warga Palestina di Tepi Barat yang sedang menunggu perintah penggusuran dan rejim Zionis Israel bisa melakukan penggusuran itu kapan saja tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Tujuh Wasiat Rasulullah

Rasulullah berwasiat, cintailah fakir-miskin, berbanyak silaturrahmi, jangan suka meminta-minta dan jangan takut celaan dalam berdakwah
Dari Abu Dzar ia berkata; “Kekasihku (Rasulullah SAW) berwasiat kepadaku dengan tujuh hal: (1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka, (2) beliau memerintahku agar aku melihat orang-orang yang di bawahku dan tidak melihat orang yang berada di atasku, (3) beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahim dengan karib kerabat meski mereka berlaku kasar kepadaku, (4) aku diperintahkan agar memperbanyak ucapan La haula walaa quwwata illa billah, (5) aku diperintahkan untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit, (6) beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, (7) belaiu melarang aku agar aku tidak meminta-minta sesuatu kepada manusia” (Riwayat Ahmad).

Meski wasiat ini disampaikan kepada Abu Dzar RA, namun hakikatnya untuk kaum Muslimin secara umum. Sebagaimana kaidah: (Al-Khitobu li’umuumil-lafdzi, walaisa min khususil asbab). Baca tulisan ini lebih lanjut

Revrisond Baswir: Kenaikan BBM Cuma Alasan untuk Ciptakan Liberalisasi Sektor Migas

Setelah naik pada 24 Mei kemarin, pada September 2008 harga BBM akan naik lagi secara bertahap, sampai ditargetkan selambat-lambatnya 2009 sudah sesuai dengan harga pasar minyak dunia, sama seperti harga di New York yaitu harga eceran mencapai Rp 12.000 per liter. Baca tulisan ini lebih lanjut

Dienul Islam Wajib Diamalkan Secara Murni

Karena tabiat atau karakteristik dienul Islam merupakan satu-satunya dienul haq, satu-satunya tatanan dan undang-undang hidup yang benar, maka (dien) selain Islam adalah bathil. Allah swt berfirman, ”Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (terj. QS Al Imran 3 : 19)

Oleh karena itu pengamalan dienul Islam tidak boleh dicampuradukkan dengan pengamalan tatanan dan undang-undang lainnya, karena ini berarti percampuran antara yang haq dengan yang bathil. Allah swt melarang cara pengamalan Islam yang campur aduk seperti itu berdasarkan firman-Nya, “Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.” (terj. QS Al Baqarah 2 : 42)

Pengamalan dienul Islam dengan mencampuradukkannya dengan sistem buatan manusia adalah pengamalan yang keliru. Contoh kongkrit pengamalan dienul Islam seperti ini misalnya, banyak kita saksikan di negara-negara mayoritas berpenduduk Islam, kekuasaan negara berada di tangan kaum nasionalis sekuler yang menolak syari’at Islam. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.