Palestina - Setelah Batalion Izzudin Al-Qassam mengumumkan identitas pelaku syahid yakni Muhammad
Muhammad Muammar dari Jordania, justru keluarganya menyambutnya dengan peringatan layaknya pesta pengantin.
Sumber-sumber dekat di keluarga Jordania menyebutkan bahwa battalion Izzudin Al-Qasam sudah mengontak keluarga sang penemu Syahid yang tinggal di wilayah Zarka bahwa anaknya mereka melakukan aksi syahid pada Mei 2002 yang menewaskan 20 orang Israel dan 60 korban luka.
Setelah memperoleh informasi ini, keluarga Muhammad Muammar menyelenggarakan pesta kesyahidan ini. Mereka menyampaikan selamat kepada anak mereka yang sudah mengakhiri hidupnya dengan kemuliaan. (lagi…)
Ahmadiyah!” Hal tersebut pernah dikatakan Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman, SH, dalam acara konferensi pers di markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Tanah Abang, Jakarta Pusat. Senin sore (10/6), SKB tentang Ahmadiyah dikeluarkan pemerintah. Senin malamnya, seperti janjinya, Munarman mendatangi Mapolda Metro Jaya dengan naik taksi untuk menyerahkan diri. “Kalian lihat sendiri. Saya menyerahkan diri sesuai dengan apa yang telah saya janjikan. Saya bukan pengecut!” tegas Munarman, SH. Selama ini, media massa dan juga teve yang banyak menyuarakan opini kaum liberal yang tergabung dalam AKKBB menyatakan jika Munarman pengecut karena tidak menyerahkan diri tanpa melihat dan memperhatikan janji seorang Munarman, yakni akan menyerahkan diri setelah pemerintah mengeluarkan SKB Ahmadiyah. Dengan apa yang dilakukan Munarman tadi malam maka hal ini mematahkan semua tudingan dan fitnah yang disebarkan oleh kaum liberal tersebut. Penasihat Forum Umat Islam (FUI) Ahmad Sumargono, menyatakan dirinya bangga dengan sosok Munarman. 