Jakarta: 200 orang Ulama, Habaib dan Tokoh masyarakat Se-Indonesia mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk menjenguk Munarman dan Habib Rizieq Shihab, Jum’at (26/6).
Rasa haru menyelimuti ruang tahanan Munarman dan Habib Rizieq Shihab. Sapaan hangat disampaikan para ulama kepada Munarman yang hadir dengan wajah yang begitu cerah. “Ya Akhi, kaifa haluk?” tanya salah seorang Kiai dari Jawa Timur KH Nailurrahman. Kemudian satu demi satu para kiayi menyalami Munarman. “Kita semua berdoa agar Allah memberikan ketabahan dan keselamatan negeri ini dari tipu daya orang-orang yang memusuhi agama Allah,” imbuh Nailurrahman.
“Kita semua para ulama dari seluruh Indonesia meminta agar beliau tetap sabar dalam menghadapi ujian ini,” ujar Pimpinan Pesantren Darunnajah KH. Ma’rus Amin . Ma’rus menambahkan agar seluruh ulama yang ada di Indonesia merapatkan barisan dan bersatu untuk melanjutkan perjuangan menegakkan Syariat Islam dan menghancurkan kedzoliman yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka terhadap Islam.
Pada kesempatan itu, Habib Rizieq pun berpesan melalui Ma’rus agar seluruh ulama istoqomah dalam perjuangan ini
Sementara itu, Pertemuan Besar Ulama, Habaib dan Tokoh Se-Indonesia mengusulkan kepada para ulama untuk mensosialisasikan tentang kejadian insiden Monas yang sebenarnya kepada masyarakat, dan meminta seluruh umat Islam mempelajari Islam secara kaffah (komprehensif) serta jangan mudah diadu domba.
Para Ulama juga mendukung MUI untuk menuntut pemeritah SBY JK agar menurunkan Keppres tentang pembubaran Jemaat Ahmadiyah Indonesia dan menutup lembaga laboratorium NAMRU-2.
bANG YANG dIRIKAN nEGARA INI bUKAN UMAT ISLAM DOANG…….KALAU MAU SYARIAT ISLAM TINGGAL AJA DI ARAB…..JAGALAH TOLERANSI UMAT BERAGAMA…KITA BANGUN INDONESIA BERSAMA-SAMA..
Komentar oleh Ihm hambuako — Juli 8, 2008 @ 9:03 am |
@ihm hambuako.
ih sensi banget denger syariat islam.
Belum nyoba kan? Kalo nyoba pasti ketagihan LOL
Lagian kalo syariat Islam ditegakkan, yang wajib jalaninnya cuma orang Islam kok. Agama lain cukup menghormatinya aja
Komentar oleh ramdani1428 — Juli 8, 2008 @ 12:14 pm |
Saya percaya, kalau hati dan pikiran kita di kuasai oleh kepercayaan akan Kebesaran, Kekuasaan dan Kesucian Allah, maka perbuatan kita tidak akan pernah terpancarkan kebencian, iri hati, kedengkian, kekerasan maupun pembunuhan kepada siapapun, karena kita, nurani kita tau bahwa itu adalah tabiat dari iblis yang sesungguhnya.
Komentar oleh erensdh — Juli 13, 2008 @ 8:04 am |