Ni ada postingan berita yang sebenarnya udah lama atau basi, tapi tidak ada salahnya kalau ane angkat kembali, siapa tahu jadi berita yang menarik……..
Ni berita sekilas tentang sebagian kecil profil istri Gusdur….Shinta Nuriyah
mungkin bisa dikomentari juga, bagi anda yang suka memberi komentar………………
tapi syaratnya dengan bahasa yang halus…yaa..yaa…yaaa
ADA protes tidak terduga di tengah arena Muktamar NU di Solo
kemarin. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (istri Gus Dur) memotori penolakan
terhadap katering Rumah Makan Wong Solo. Aksi ini diikuti aktivis perempuan NU
dan aktivis antikekerasan terhadap perempuan.
Menurut mantan first lady itu, penolakan terhadap warung Wong Solo
sebagai penyuplai makanan dan minuman peserta muktamar lantaran pemiliknya
poligami. “Dan, poligami itu sebagai salah satu bentuk kekerasan kepada
perempuan,” katanya.
Dia menyebutkan, sebagai organisasi yang menjunjung tinggi keadilan,
sudah seharusnya NU memiliki komitmen untuk menolak apa pun yang mencederai
prinsip-prinsip ajaran Islam. Salah satunya tindakan poligami itu. Pelanggaran
poligami juga merupakan bentuk penindasan yang ditentang secara legal oleh
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Mereka juga menyesalkan tindakan panitia yang tidak sensitif
terhadap perjuangan dan harga diri kaum perempuan Islam yang tengah mengupayakan
penghapusan segala bentuk kekerasan.
Selain itu, peserta aksi meminta muktamirin melakukan pembelaan
terhadap ruh Islam yang bercita-cita menegakkan keadilan dan menunaikan
kemaslahatan bagi seluruh manusia. “Terutama kaum yang mustad’afin, yaitu kaum
perempuan, anak-anak, kelompok minoritas, dan mereka yang dimiskinkan,”
tambahnya.
Apakah aksi itu sekaligus merupakan sindiran terhadap sejumlah tokoh
NU yang memiliki istri lebih dari satu? Sinta menyatakan, hal itu bergantung
pada pemahaman masing-masing individu. “Silakan saja setiap dari kita
mengartikan,” elaknya.
Para peserta aksi antipoligami tersebut lantas membagi-bagikan nasi
kotak kepada sejumlah peserta muktamar. Tidak terkecuali kepada wartawan.
Bahkan, mereka bakal membuka posko makanan gratis di depan Masjid Embarkasi
Haji. Mereka yang antipoligami dipersilakan mengambil makanan di sana. (hud)
gw jga ngak stuju ama poligami !!!!!!!
hal kayak gitu kan merendahkan harkat perempuan!!!!!!!!!!!!!!!
coba aja kita di dua’in ama pacar kita!!!!!!! waduh, bisa gw hajar kalee pacarnx itu!!!!!.,,
Komentar oleh reyner — Juli 11, 2008 @ 11:22 am |
siapa bilang poligami merendahkan martabat perempuan,…………ente mungkin belum pernah merasakan bagaiman rasanya wanita yang melajang sampai usia tua………..apakah ente tidak mengetahui bahwa perbandingan laki-laki dan wanita itu hampir 1:10, bisa ente bayangin kalau semua laki-laki tidak poligami & bagiku lebih baik poligami dari pada selingkuh atau beli di jalan
Komentar oleh asle090880 — Juli 12, 2008 @ 8:08 am |
bayangkanlah jika ente yang sampai usia senja masih melajang………….tidak semua orang bisa mendaptkan jodoh yang masih perjaka bro…pikirkanlahhhhhhhhhhh…………..jangan dengkul yang didahulukan….
Komentar oleh asle090880 — Juli 12, 2008 @ 8:11 am |