AS Desak NATO Tidak Memotong Anggaran Militer


Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates memperingatkan Inggris dan sekutu-sekutu NATO lainnya pada Selasa (8/6) melawan pengurangan pasukan di Afghanistan karena anggaran yang semakin melemah, juga mendesak negara-negara itu untuk mencoba menemukan penghematan biaya terlebih dahulu dari sektor yang lain.

“Jelas sebagian besar negara menghadapi tekanan ekonomi sekarang,” kata Gates kepad para wartawan ketika ditanya tentang adanya laporan bahwa Inggris, Jerman, dan anggota aliansi NATO lainnya telah mempertimbangkan pemotongan pertahanan terbesar sejak akhir Perang Dingin.

“Saya berharap bahwa sekutu kami, sebelum mereka mempertimbangkan pengurangan struktur kekuatan dan pengurangan lebih luas, akan melihat secara keseluruhan bagaimana mereka menghabiskan uang mereka,” kata Gates pada konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox di London. Baca tulisan ini lebih lanjut

Perwira Mesum! Dulu Menangkap Susno, Kini Tertangkap Basah Selingkuh

JAKARTA – Gara-gara selingkuh, seorang perwira Polri yang mengangkap Susno Duadji harus diasingkan dan dimutasi. Yang lebih memalukan, perselingkuhan itu tertangkap basah oleh istrinya sendiri.

Masih ingat kasus penangkapan mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Susno Duadji saat hendak pergi ke Singapura? Kala itu Susno ditangkap oleh empat petugas provost divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Nah, satu di antara anggota Provost yang menangkap Susno itu dikabarkan tertangkap tangah berselingkuh. Kombes PR, identitas anggota provost itu dipergoki sendiri oleh sang istri.

“Dia ketahuan selingkuh oleh istrinya sendiri. Tertangkap basah sedang beradegan mesra dengan selingkuhannya di sebuah wisma yang disewanya di Bali,” ujar sebuah sumber, Selasa (8/6/2010).

PR, memang terakhir berdinas di Bali. Dia dipromosikan menjadi Kapoltabes Denpasar tersebut tak berapa lama setelah peristiwa penangkapan Susno terjadi. Uniknya, perwira menengah yang diketahui sering bertikai dengan media kala bertugas di Mabes Polri itu baru ditempatkan dinas di sana.

“Dia kan dilantik tanggal 1 Juni, kemudian tanggal 3 Juni kejadian, tanggal 4 nya dicopot dari jabatannya,” lanjut sumber tersebut.

PR yang lulusan akademi kepolisian (Akpol) tahun 1985 itu dicopot setelah sebelumnya sang istri melaporkan tindakan asusila suaminya itu kepada Kapolda Bali, Irjen Sutisna. PR pun langsung disidang di tempat dan dimutasi.

Kombes PR pun menjadi Kapoltabes pertama yang menjabat dalam waktu singkat yaitu empat hari. “Sekarang dia dalam perawatan (pengasingan) di satuan Detasemen Markas (Denma) Mabes Polri. Dimutasi ke sana,” tutup sumber.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang membenarkan jika Kombes PR dimutasi dari jabatannya berdasarkan Telegram Rahasia Kapolri tertanggal 4 Juni. “Ya betul dia dimutasi,” katanya.

Saat ditanya apa betul PR dimutasi karena tertangkap tangan berselingkuh yang merupakan pelanggaran profesi, Edward mengaku tak mengetahuinya. “Saya belum tahu itu. (yang jelas) dimutasi ya,” tutupnya. [taz/tribun](voa-islam.com)

Isyarat Syahid Jenazah Korban Penembakan Densus 88 di Cawang

JAKARTA Akhirnya, dua jenazah tak dikenal yang ditembak Densus 88 di Cawang, Jakarta Timur dimakamkan kemarin Selasa (8/5/2010). Tanpa ada pihak yang tahu siapa keluarga kedua jenazah tersebut. Termasuk polisi yang menembak mati keduanya dengan tuduhan teroris.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, tim medis dan penyidik Polri memakamkan dua jasad tersangka terorisme yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Sudah hampir sebulan belum ada pihak keluarga yang datang mengenali sehingga penyidik dan tim medis memakamkan kedua jasad hari ini,” katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2010).

Pukul 09.00 WIB wartawan voa-islam tiba di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur, tapi tak nampak tanda-tanda akan ada pemakaman jenazah. Para penjaga makam tak tahu kalau hari itu akan diadakan pemakaman kedua jenazah tak dikenal. Ketika ditanya tentang rencana pemakaman dua jenazah tak dikenal, Pandi, salah seorang pengurus makam menjelaskan bahwa hari itu tak ada agenda pemakaman. “Tidak ada jadwal pemakaman kedua jenazah tersebut hari ini,” jawabnya.

Namun tak seberapa lama telepon di kantor TPU Pondok Ranggon berdering, kemudian ia memanggil dan mengatakan, barusan ada telepon dari kepolisian bahwa pada hari ini akan ada pemakaman. Maka penggalian lahat pun dilakukan di blok AB, bersebelahan dengan makam Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir yang  berjarak sekitar 15 Meter dari makam Ibrahim yang ditembak mati Densus di Temanggung, Jawa Tengah. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.