Tangkap Ba’asyir, Polisi Pecah Kaca Mobil
Agustus 9, 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Tak beda jauh dengan penangkapan Ba’asyir pada tahun 2003 saat tengah terbaring sakit di rumah sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo, penangkapan terhadap Ba’asyir kali ini pun dilakukan dengan upaya kekerasan dan pemecahan kaca.
Sumber JAT menyebutkan bahwa mobil ustadz Abu dipecahkan kacanya oleh aparat Densus 88. Menurut sumber, kemungkinan kaca mobil itu dipecahkan karena Ba’asyir enggan menyerahkan diri begitu saja.
Tahun 2003, Ba’asyir diseret paksa dari bangsal rumah sakit PKU Muhammadiyah Solo. Aparat Polisi ketika itu memecahkan kaca-kaca pintu masuk ruang bangsal Ba’asyir.
Pemecahan pintu kaca tahun 2003 saat upaya penangkapan ustadz Abu di RS PKU Solo ketika itu, memakan korban para santri yang bertahan di dalam ruangan bangsal. Namun pemecahan kaca mobil yang ditumpangi ustadz Abu dan rombongan kali ini belum dapat dikonfirmasi ada korban atau tidak.
Sebagaimana sebelumnya telah diberitakan, bahwa dalam penangkapan Ustadz Abu, ikut pula ditahan seluruh penumpang rombongan dalam mobil meliputi Aisyah Baraja (istri ustadz Ba’asyir), Muslihah (istri Ustadz Wahyuddin-Direktur Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki), Widodo (pengawal ustadz Ba’asyir), dan Sartono (sopir mobil rombongan). (muslimdaily)
komentar anda